5 Alasan Mengapa Me Time Bareng Pacar Menjadi Self Healing Terbaik

Self healing atau memiliki definisi sebagai suatu upaya untuk menyembuhkan diri dari segala bentuk luka batin ataupun mental yang tengah dirundung kesedihan bertubi-tubi. Di mana biasanya seseorang menepi dari keramaian dan mengambil keputusan untuk menghabiskan waktu seorang diri. Namun, tahukah kamu bahwa ternyata menghabiskan waktu dengan menyendiri justru memiliki risiko yang jauh lebih besar.


Semisal, pikiran negatif yang berkembang di kepalamu akan semakin mengokohkan diri sebab tidak ada orang lain yang menjadi support system atau pemberi energi baik bagi dirimu sendiri. Sebab itulah, jika kamu memiliki seorang pacar, ketahuilah bahwa menghabiskan waktu bersama pacar atau yang seringkali disebut me time merupakan solusi terbaik untuk melakukan self healing paling aman.

Seperti yang kita tahu, tidak sedikit orang-orang yang menjadikan pacarnya sendiri sebagai "rumah" yang menjadi tempat berkeluh kesah dari segala apa pun yang dirasakan. Oleh karenanya, ketahuilah beberapa hal di bawah ini mengapa me time bareng pacar menjadi self healing terbaik agar kamu terhindar dari stigma-stigma negatif yang diakibatkan oleh pasang surutnya perasaanmu.


Hati-hati dengan menyendiri, sebab jika kamu tengah dipenuhi emosi, maka depresi akan menjadi risiko terburuk yang harus kamu hadapi.


1. Pacar bisa menerima apa saja yang kamu ceritakan tanpa merendahkanmu


Saat kamu menemukan orang yang tepat di hidupmu, dia lah yang akan menerima segala ceritamu. Tidak usah sungkan, apalagi jika hubungan kalian telah menginjak usia bertahun-tahun. Jadikan pacarmu sebagai orang kedua setelah keluarga yang berhak menerima segala sesuatu yang kamu rasakan. Biasanya, dibanding teman yang memiliki kemungkinan besar untuk membicarakan kembali masalahmu kepada orang lain di belakangmu, pacar justru akan menjaga masalahmu baik-baik.

Ya, memang tidak semua orang itu beruntung mendapatkan pacar yang mampu menerima dan mendengar. Namun, tidak ada salahnya juga kamu berbagai segala apa yang kamu rasakan kepadanya. Jangan dipendam, sebab hal itu justru akan membuat bebanmu semakin berat. Bukankah dalam sebuah hubungan itu tidak hanya bersama dalam tawa saja? Melainkan dalam duka pun harus tetap bersilang rapat dan merangkul satu sama lain.

2. Bisa jadi beban pikiran yang terus bertambah diakibatkan rindu yang semakin menggebu


Tidak bisa dipungkiri bahwasanya rindu yang tak bisa dikendalikan sering kali mengakibatkan luka mendalam bagi siapa pun yang merasakannya. Bagaimana tidak, keinginan untuk bertemu justru terhalang oleh jarak dan waktu yang berkepanjangan. Tak jarang hal itu menimbulkan duka yang berefek buruk bagi mental seseorang.

Nah, mungkin saja segala keresahan dan kekhawatiran yang kamu rasakan diakibatkan oleh kerinduan yang belum kunjung mendapat keadilan berapa pertemuan. Oleh karenanya, cobalah ajak pacarmu untuk me time bersama. Entah itu pergi berlibur ke tempat yang kalian sukai ataupun melakukan kegiatan-kegiatan yang membuat kalian terikat dalam satu waktu.

3. Pacar bisa menjadi apa saja sebagaimana pembawaan suasanamu


Secuek apa pun seorang kekasih, jika ada cinta di hatinya maka dia siap menjadi apa pun untuk melukis senyum manis di bibirmu. Bahkan, bisa saja dia rela menukar segalanya hanya untuk membuatmu bahagia. Hal inilah yang mungkin belum kamu kenali dari seseorang yang begitu tulus mencintaimu. Ketahuilah, di tengah-tengah luka yang kamu rasakan yang diakibatkan oleh beratnya beban kehidupan, ada seseorang yang telah siap sedia membuka pelukannya untukmu.

Tidak hanya menjadi seorang pacar yang menemanimu saat kamu membutuhkannya. Kemungkinan lainnya, dia bisa menjelma menjadi seorang kakak untukmu yang bertugas memberikan wejangan-wejangan baik atau menjelma menjadi sahabat yang bertugas menenangkan sekaligus menghibur dengan kekocakan yang bisa dia lakukan. Percayalah, semuanya akan terasa lebih ringan saat kamu terbuka dan berbagi kepada orang yang kamu cintai.

Baca juga: 8 Ciri Hubunganmu Langgeng Sampai Akhir Hayat, Selamat!

4. Jika kamu memiliki masalah, kamu bisa melihatnya dari sudut pandang yang berbeda


Dengan menghabiskan waktu bersama pacar saat kamu tengah berada di titik rendah sebuah kehidupan, di situlah pacarmu akan benar-benar merangkul dan memberikan support terbaik bagimu. Di mana nasihat-nasihat yang dia berikan kepadamu, nantinya akan membentuk sudut pandang yang baru di kepalamu. Dalam artian, stigma-stigma negatif yang membuatmu merasa terpukul akan terhapus oleh wejangan yang dia berikan.

Memang tidak mudah untuk menerima sudut pandang yang lain. Namun, tahukah kamu bahwa saat berada di titik rendah kehidupan, di situlah kamu perlu menyelamatkan pikiranmu sendiri dari segala sesuatu yang justru akan membuatmu menjadi lebih buruk. Dan inilah salah satu alasan yang sangat kuat mengapa saat dihantam habis-habisan oleh sebuah masalah, kamu tidak diperkenankan untuk menyendiri.

5. Tujuan dan harapan hidup akan kembali tertata


Setelah ditenangkan oleh kasih sayang, diberikan wejangan berupa nasihat-nasihat positif, maka setelahnya akan terbit harapan baru di hati dan pikiranmu. Apalagi orang yang tengah bersamamu adalah pacarmu sendiri. Di mana tidak bisa dipungkiri bahwa dia lah yang memang sangat kamu butuhkan ketika kamu tak lagi mampu menghadapi masalah sendirian.

Realita mungkin bisa mematahkan tujuan dan harapanmu hingga tak berbentuk lagi, tetapi kamu memiliki kekuatan lebih besar untuk kembali menatanya dan melipat pahitnya realita oleh rasa bahagia. Impian-impian baru akan merakit diri dalam pikiranmu saat yang kamu takutkan hilang begitu saja. Dan biasanya untuk menghilangkan rasa takut tersebut adalah dengan membebaskan dirimu sebebas-bebasnya dari masalah. Di posisi seperti inilah pacarmu akan membuatmu lebih rileks dan tenang untuk menyelesaikan masalah yang kamu rasakan.

So, guys, jangan hanya menjadikan pacar sebagai seseorang yang melihat sisi terbaikmu saja. Akan tetapi jadikan juga dia sebagai seseorang yang mampu menerima segala baik buruknya kamu. Sebab itulah yang dibutuhkan olehmu: sosok kekasih yang tak pernah reda mengasihi dalam keadaan apa pun itu. Semoga segala duka yang masih menyelimuti dada, lekas tiada dan berganti menjadi tawa bahagia.

Katakhoi

Seorang perempuan yang berprofesi sebagai perawat ingatan bagi dirinya sendiri.

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post