Baca 10 Kalimat Ini Saat Kamu Sedang Lelah dan Putus Asa

Katakhoi.com | Rawannya realita yang menyita air mata tak jarang membuat orang-orang merasa lelah akan setiap perjuangan yang telah dilakukan. Terlebih yang namanya hidup tidak akan terlepas dari proses bahagia dan duka. Sebab itulah mengapa manusia selalu merasakan pasang surut perasaan yang tidak menentu.


Wajar saja. Namanya juga manusia: memiliki titik lemah yang bisa menyeretnya pada sebuah ruang yang bernama keputusasaan. Karena semua itu, bilamana saat ini kamu tengah merasa lelah dan putus asa akan keadaan yang tidak memihak kepadamu, cobalah untuk membaca dan meresapi beberapa kalimat di bawah ini. Semoga mampu menenangkan dan meredakan perasaanmu yang sedang kalut tak beraturan.


Percayalah, ada sesuatu yang memang bukan ditakdirkan untukmu meski usahamu sudah berdarah-darah. Di situlah tugasmu untuk belajar membijaki diri sendiri akan sesuatu yang bukan menjadi milikmu.


1. Percayalah, seberat apa pun masalahnya semuanya akan berlalu


Kamu bisa melihat derasnya air hujan yang menyapu bersih debu jalan, kamu bisa menyaksikan hangatnya senja yang mampu menenangkan banyak mata yang melihatnya, kamu juga bisa memperhatikan sinar fajar yang memberikan aura pagi yang segar bagi pikiran dan perasaanmu.

Semua itu memiliki waktu datang dan perginya masing-masing. Tidak setiap detik senja menampakkan dirinya dan itu artinya masalah yang kamu hadapi saat ini tidak akan berdiam diri terlalu lama dalam hidupmu. Pasti semuanya akan berlalu di saat waktu yang tepat yakni saat kamu berusaha untuk mencari jalan keluarnya.

2. Tidak ada support yang lebih besar selain support dari diri sendiri untuk dirimu sendiri


Sekuat apa pun orang lain menyemangatimu, sebesar apa pun kasih sayang kekasih yang diberikan dengan penuh ketulusan untukmu, semuanya akan sia-sia jika kamu tidak memberi support kepada dirimu sendiri untuk bangkit dan keluar dari keterpurukan yang kamu rasakan.

Jika seandainya saat ini kamu sendiri dan hanya seorang diri, tak perlu khawatir dan takut karena tidak ada yang akan menyelamatkan. Justru kamu memiliki kekuatan yang sangat besar untuk menyelamatkan dirimu sendiri agar dapat bertahan dan melanjutkan kehidupan. Percayalah, support terbaik adalah support yang berasal dari diri sendiri untuk dirimu sendiri.

3. Kamu boleh istirahat, tetapi jangan pernah berhenti


Manusia sebagai makhluk Tuhan yang diciptakan dengan kapasitas lemahnya masing-masing. Jangan bandingkan kapasitas dirimu dengan orang lain, sebab itu hanya akan membuatmu capek dan lelah karena berusaha mensejajarkan sesuatu yang seharusnya tidak perlu dipikirkan.

Oleh karenanya, saat kamu lelah menghadapi semuanya, berilah waktu untuk dirimu sendiri istirahat atas segala kepenatan perjuangan yang telah kamu lakukan. Namun, satu hal yang harus kamu ingat, jangan pernah berhenti karena semesta sama sekali tidak menginginkan hal itu.

4. Percayalah, bahwa esok hari ada kebahagiaan besar yang sedang menanti kedatanganmu


Seberat apa pun masalah yang kamu tanggung, sedalam apa pun luka yang bersemayam dalam dada, percayalah bahwa saat hari ini kamu terluka, maka esok hari ada puluhan pintu kebahagiaan yang sedang menunggu kedatanganmu untuk dilalui.

Sebagaimana pepatah mengatakan bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini selain Tuhan, maka kesedihan pun tidak bersifat abadi dalam hidupmu. Semuanya memiliki waktunya masing-masing. Dan saat kamu berpikir bahwa tidak ada lagi harapan yang membuatmu bangkit, cobalah putar memorimu pada masa lalumu. Ingat baik-baik bagaimana kamu berjuang sampai sekarang ini. Percayalah, kamu sangat hebat sebab mampu berada di titik yang mungkin dulu tak pernah terpikirkan olehmu.  

5. Jika hari ini kamu tidak berhasil mendapatkan apa yang kamu inginkan, belajarlah membijaki diri sendiri akan sesuatu yang bukan menjadi milikmu


Kodratnya manusia memang berusaha dan menerima. Selama masih ada harapan dan impian yang kamu miliki, maka perjuangkanlah sekuat dirimu sendiri untuk mendapatkannya. Tuhan pasti akan memberikan jalan bagi hamba-Nya yang berjalan di jalan kebaikan.

Namun, jika berkali-kali semesta tidak merestui, percayalah ada sesuatu yang memang bukan menjadi milikmu meski usahamu sudah berdarah-darah. Di situlah tugasmu untuk belajar membijaki diri sendiri akan sesuatu yang bukan menjadi milikmu.

Baca juga5 Cara Bangkit Dari Keterpurukan Hidup

6. Kamu hanya perlu waktu untuk mencapai semua yang kamu inginkan


Di dunia ini pada dasarnya tidak ada yang instan, karena mie instan saja harus direbus terlebih dahulu sebelum bisa dinikmati. Begitu juga dengan semua harapan yang kamu inginkan agar cepat terwujud saat itu juga. Tidak bisa seperti itu, sedikit atau banyak kamu harus berjuang untuk mendapatkannya.

Jika hari ini belum berhasil, tak usah bersedih hati atau mundur karena tidak ingin mencobanya lagi. Percayalah, bahwa segala sesuatu membutuhkan waktu dan proses untuk bisa sampai di tahap yang kamu inginkan. Jangan sampai satu atau dua anak tangga lagi yang harus kamu pijaki, akan tetapi kamu memilih menyerah dan kembali ke titik awal.

7. Segala sesuatu memiliki solusi selama kamu tidak berhenti


Yang namanya manusia pasti selalu memiliki cara untuk mencari solusi ataupun jalan keluar terhadap segala masalah yang sedang dirasakannya. Karena memang seperti itulah kenyataannya. Bahkan, jika kamu tidak bisa menyelesaikannya, kamu bisa kok meminta bantuan orang-orang terdekatmu untuk sedikit meringankan bebanmu.

Jangan anggap bahwa saat kamu meminta bantuan kepada orang lain, saat itu kamu menjadi beban bagi orang lain. Tidak sama sekali begitu. Justru kamu sedang berusaha menyelamatkan dirimu sendiri melalui orang-orang yang kamu percayai sebab sudah tidak ada lagi kekuatan dalam dirimu untuk menyelesaikan semuanya. 

8. Berikan kepercayaan penuh pada dirimu sendiri bahwa kamu mampu


Pada hakikatnya, manusia hanya perlu percaya diri untuk mengakhiri segala perjuangan yang dimulainya. Entah itu banyaknya rintangan dan halangan di tengah perjalanan maupun persimpangan, kamu hanya cukup memberikan kepercayaan penuh pada dirimu sendiri bahwa kamu mampu dan kuat menghadapinya.

Hal ini mungkin terkesan sepele, akan tetapi manfaatnya jauh lebih besar daripada kepercayaan yang orang lain berikan kepadamu. Karena saat kamu memberi kepercayaan penuh pada dirimu sendiri saat itu juga seluruh sendi, pikiran, dan perasaan akan bekerja sama untuk menghadirkan semangat baru dalam dirimu.

9. Jika hari ini harapan mengecewakanmu, esok hari takarlah harapanmu agar tidak menyakitimu


Terlalu meninggikan harapan rasanya memang sangat menyakitkan. Terlebih saat mengetahui bahwa realita sama sekali tidak sejalan dengan harapan yang diinginkan. Sudah pasti perasaan dan pikiranmu akan hancur dan berantakan.

Itulah yang harus kamu perhatikan juga saat ini. Bukan berarti jangan berekspektasi tinggi, akan tetapi takarlah sedikit harapanmu agar di suatu hari nanti kamu tidak lagi jatuh terlalu dalam karena harapanmu yang menyakiti dirimu sendiri.

10. Meskipun sedang putus asa, jangan lupa bahwa telah ada banyak waktu dan perjuangan yang sudah kamu lakukan dan semua itu menjadi bukti kamu hebat


Setahun yang lalu, sebulan yang lalu, seminggu yang lalu, ingat waktu-waktu itu kamu pernah berjuang begitu mati-matian memperjuangkan sesuatu yang kamu inginkan. Tak lupa, dengan perjuanganmu untuk tetap bertahan meski badai hampir merobohkanmu.

Dan saat ini kamu berhasil berada di titik yang mungkin detik ini merupakan keadaan yang pernah kamu pinta dengan sungguh kepada Tuhan. Meskipun saat ini kamu sedang lelah dan putus asa, ingatlah bahwa merupakan orang hebat yang memiliki sejuta cara untuk bertahan sampai saat ini.

So, jangan lupa untuk memberikan terima kasih yang begitu banyak kepada dirimu sendiri. Tak apa saat ini kamu gagal, tak apa saat ini kamu lelah, tak apa saat ini kamu putus asa. Akan tetapi esok hari kamu memiliki kesempatan penuh untuk kembali bangkit dan memberikan rasa percaya kepada dirimu sendiri bahwa kamu adalah orang kuat yang tak bisa begitu saja dijatuhkan oleh keadaan. 

Katakhoi

Seorang perempuan yang berprofesi sebagai perawat ingatan bagi dirinya sendiri.

1 Comments

Post a Comment
Previous Post Next Post