6 Hal Kecil yang Sering Terlupakan Saat Bangun Pagi Padahal Menimbulkan Efek Sangat Besar

Katakhoi.com | Saat bangun pagi, apa yang pertama kali terlintas di kepalamu? Pasti tidak hanya satu, melainkan ada banyak hal yang dipikirkan oleh kepala. Saking banyaknya sesuatu yang dipikirkan tak jarang orang-orang melupakan hal kecil saat bangun di pagi hari, padahal menimbulkan efek yang sangat besar.


Percaya atau tidak, hal-hal kecil yang sering kali terlupakan itu justru memberikan pengaruh positif pada dirimu sendiri maupun pembawaan terhadap orang-orang sekitar saat melihatmu. Sebab tanpa kamu sadari, orang lain bisa merasakan bagaimana pembawaan dirimu terhadap lingkunganmu.

Sebab itulah saat kamu membiasakan diri bangun pagi, ingat hal-hal kecil di bawah ini yang mungkin sering kali terlupakan olehmu, akan tetapi kamu tidak menyadarinya sama sekali dikarenakan kesibukan yang menyeret pikiranmu untuk fokus pada suatu hal.


Saat bangun pagi, apa yang pertama kali terlintas di kepalamu?


1. Lupa untuk bersyukur akan segala nikmat Tuhan yang diberikan


Tahukah kamu bahwa rasa syukur yang diucapkan baik secara lisan maupun tulisan itu memiliki efek yang sangat besar untuk dirimu dan seluruh kegiatan yang akan kamu kerjakan pada hari itu. Detik ini kamu mungkin tidak menyadarinya, akan tetapi esok hari maupun suatu saat nanti, percayalah ada banyak hal besar yang bisa diselesaikan dengan tuntas didasari oleh rasa syukur di pagi hari.

Sebab seperti yang kita tahu bahwa dunia ini keras. Ada banyak rintangan yang harus kamu hadapi dan selesaikan untuk bisa sampai di titik yang kamu inginkan. Karena itulah tanpa diiringi rasa syukur atas segala nikmat dan kekuatan yang Tuhan berikan kepadamu, bagaimana kamu menyadari bahwa ternyata ada rintangan yang jauh lebih besar yang pernah kamu lalui dengan tuntas. Dalam artian seberat apa pun rintanganmu saat ini, ingat bahwa kamu pernah menghadapi rintangan yang jauh lebih besar sebelumnya.

2. Tidak berterima kasih pada diri sendiri atas segala perjuangan yang telah dilakukan hari kemarin


Percayalah, tidak ada kasih sayang yang lebih besar selain dari kasih sayang diri sendiri untuk dirimu sendiri. Mengapa demikian? Karena kamu sendirilah yang hanya bisa merasakan bagaimana peliknya alur kehidupan. Oleh karenanya, berterima kasihlah pada dirimu sendiri setiap pagi.

Putar ingatanmu baik-baik pada masa-masa kemarin atau berbulan-bulan waktu yang lalu, betapa berdarah-darahnya kamu memperjuangkan sesuatu yang kamu inginkan dan telah kamu dapatkan hari ini. Merupakan suatu kesalahan jika kamu tidak merutinkan diri untuk berterima kasih pada diri sendiri. Meskipun terdengar sepele, hal ini justru komponen penting yang akan membentuk pemikiran yang jernih dan perasaan yang terbuka dengan positif.

3. Enggan memberi support pada diri sendiri padahal ada banyak kegiatan yang harus dilakukan


Selepas berterima kasih pada diri sendiri, jangan lupa berikan support juga. Hari ini kamu akan disibukkan dengan kegiatan yang mungkin saja kamu sendiri merasa tidak mampu melakukannya. Untuk mengatasi hal itu, biasakan selepas bangun tidur berikan semangat dan motivasi untuk dirimu sendiri.

Beri kepercayaan penuh pada dirimu sendiri bahwa kamu mampu melakukan sesuatu sekalipun kamu beluk pernah mencobanya. Tekadkan dalam hatimu bahwa tidak ada pekerjaan manusia yang tidak bisa diselesaikan oleh manusia. Karena itulah untuk membentuk kekuatan yang lebih besar dalam dirimu, supportlah dirimu sendiri setiap pagi sebelum melakukan kegiatan.

Baca jugaHidup Itu Keras Bro! Inilah 7 Alasan Mengapa Laki-laki Harus Tahan Banting

4. Lupa berterima kasih pada orang-orang yang mencintaimu


Tidak hanya berterima kasih pada dirimu sendiri, akan tetapi kamu pun harus membiasakan diri berterima kasih pada orang-orang yang mencintaimu atau orang-orang di sekelilingmu. Tanpa mereka mungkin luka-luka lama yang kamu rasakan tidak akan berganti menjadi gelak tawa karena adanya kebersamaan yang dibalut mesra dengan candaan.

Terlepas dari mereka menyadarinya atau tidak, akan tetapi saat kamu berterima kasih kepada mereka, saat itu juga sedikit atau banyak mereka pasti akan lebih menghargai dan menyayangimu. Sebab apa? Tidak semua orang yang mencurahkan cinta kasihnya dianggap keberadaannya ada. Dan dengan kamu berterima kasih kepada mereka, di situlah mereka akan merasa bahagia juga sebab dirinya dianggap ada olehmu.

5. Memaafkan kesalahan orang lain yang telah menyakitimu


Untuk memulai hal baru di hari yang baru juga, cobalah untuk memaafkan kesalahan orang lain yang telah menyakitimu. Entah itu dari mantan kekasihmu yang sudah pergi begitu saja meninggalkanmu, entah itu dari teman-temanmu yang bersikap buruk di belakangmu, ataupun hal-hal lainnya yang menyakiti perasaanmu.

Meskipun mereka tidak mengetahuinya, akan tetapi hati yang bersih tanpa rasa dendam adalah suatu modal besar untuk kamu melangkah ke arah yang lebih besar pula. Biarkan semesta menyadarkan mereka, sementara tugasmu adalah dengan menyadari bahwa pada dasarnya yang namanya manusia tidak akan luput dari kesalahan.

6. Memupuk kegagalan sedalam mungkin agar tidak menimbulkan rasa pesimisme


Kegagalan yang kamu dapati di hari kemarin adalah anak tangga yang seharusnya memberikan dorongan lebih besar untukmu agar mampu melangkah ke anak tangga yang lebih tinggi. Namun, bukan berarti kamu meratapi kegagalan yang selalu memihakmu. Akan tetapi pupuk kegagalan itu sedalam mungkin agar rasa optimisme dalam dirimu kembali bangkit.

Apalagi di pagi hari sebelum kamu memutuskan diri untuk melanjutkan perjuanganmu, jangan lupa untuk memupuk kegagalan yang dapatkan sebanyak apa pun itu. Sebab ketahuilah bahwa di hadapanmu ada banyak pintu kesuksesan yang menanti kedatanganmu.

Demikianlah sederet penjelasan tentang beberapa hal kecil yang sering terlupakan saat bangun pagi. Selepas kamu mengetahui beberapa hal di atas, yuk, mulai dari hari ini biasakan diri untuk melakukannya. Jika kamu tidak percaya, kamu bisa membuktikannya dengan merutinkan diri setiap pagi untuk melakukan hal-hal di atas. Semoga kebahagiaan dan kesuksesan selalu berpihak kepadamu.

Katakhoi

Seorang perempuan yang berprofesi sebagai perawat ingatan bagi dirinya sendiri.

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post