5 Solusi Terbaik untuk Kamu yang Terjebak Toxic Relationship

Berada dalam hubungan yang tidak sehat memang membuat orang yang merasakannya seolah berada di tengah jalan yang tidak tahu arah mana yang harus dituju. Di satu sisi, merasa masih begitu dalam mencintai. Sementara di sisi lainnya, merasa tertekan karena terlalu banyak tekanan dalam hubungan yang sedang dijalankan.


Keadaan seperti ini memang sangat menyulitkan banyak orang. Terlebih sudah bertahun-tahun menjalani hubungan dan bukan perkara mudah untuk bisa melepaskan orang yang kita cintai. Namun, pernahkah kamu berpikir bahwa berada dalam hubungan yang tidak sehat nantinya justru akan merenggut seluruh kebahagiaanmu secara perlahan?

Oleh karenanya, kamu sendiri lah yang harus melepaskan dirimu dalam hubungan tersebut, orang lain mungkin bisa memberi saran kepadamu, tetapi kuasa terbesar tetap berada di tanganmu. Jika saat ini atau di suatu hari nanti kamu sedang berada di posisi tersebut, cobalah untuk melakukan beberapa solusi seperti penjelasan di bawah ini yang dengan semoga mampu melepaskanmu dari toxic relationship.

Sampai kapan pun kisah cinta akan selalu ada walaupun bukan bersama dia.

1. Sadari dan akui terlebih dahulu bahwa kamu berada di toxic relationship

Untuk bisa keluar dari zona tersebut, kamu harus mengakui terlebih dahulu bahwa hubungan yang sedang kamu jalin adalah toxic relationship yang membuatmu sedikit demi sedikit kehilangan rasa nyaman dan bahagia. Terlepas dari apa pun itu alasannya, kamu tidak bisa keluar dari zona tersebut jika kamu masih belum menyadari bahwa hubungan yang kamu jalani bersama kekasihmu sedang tidak baik-baik saja.

Ketahuilah, hal ini merupakan pondasi paling kuat yang bisa menyelamatkanmu. Sebab jika kamu sendiri belum menyadarinya, sekuat apa pun orang lain membantumu dan memberi saran kepadamu, semuanya hanya akan berujung pada kesia-siaan.

2. Bicaralah baik-baik kepada pasanganmu bahwa kamu merasa tidak nyaman dengannya

Jika kamu telah menyadari bahwa terdapat sebuah ketidakwajaran dalam hubunganmu, jangan dulu mengambil keputusan besar yang nantinya akan membuat menyesal. Bergeraklah secara perlahan dan cobalah bicarakan terlebih dahulu kepada pasanganmu perihal sesuatu yang sedang kamu rasakan.

Bilamana dia memberikan respon baik kepadamu dan berjanji untuk tidak lagi mengulangi, berilah kesempatan kedua untuk dia membuktikannya. Namun, jika sebaliknya, sepertinya tidak ada lagi alasan untukmu agar tetap bertahan dalam hubungan yang hanya membahagiakan satu pihak saja, yakni pasanganmu.

Baca juga: 5 Kekeliruan Terbesar yang Dianggap Lumrah dalam Hubungan

3. Jika dia tetap tidak berubah dan tidak mengakui kesalahannya, langsung saja putuskan hubungan itu

Biasanya seseorang akan berusaha melakukan apa saja untuk mempertahankan hubungannya. Hal itu dikarenakan rasa cintanya yang terlalu dalam dan tentunya tidak ingin begitu saja kehilangan orang yang dicintai. Sebaliknya, jika dia tidak mau berusaha untuk sedikit demi sedikit merubahnya, bisa jadi telah ada bosan yang bersemayam di hatinya.

Begitu juga jika dia tetap keras kepala tidak mau memperbaiki hubungan yang sedang kalian jalani, itu artinya dia tidak benar-benar mencintaimu. Jika hubungan itu sudah bertahun-tahun, mungkin saja dia hanya terobsesi kepadamu. Sementara antara cinta dan obsesi merupakan dua hal yang sangat jauh berbeda. Dan kamu harus mampu mengenali keduanya.

4. Lakukan rehabilitasi diri untuk menenangkan pikiranmu

Orang-orang yang tengah terjebak dalam hubungan relationship sering kali merasa bingung harus melakukan sesuatu apa yang membuat dirinya setidaknya merasa tenang kembali. Entah karena terlalu banyak pertengkaran, pengekangan, atau hal-hal lainnya yang membuatnya merasa seolah berada di neraka.

Cobalah untuk melakukan rehabilitasi diri untuk menenangkan pikiranmu. Kunjungi tempat-tempat favoritmu bersama teman-temanmu atau kamu juga bisa mengunjungi baru yang akan membuat pikiranmu semakin terbuka sehingga memiliki kekuatan untuk lebih mampu melepaskan orang yang kamu cintai dalam hubungan toxic relationship tersebut.

5. Tanamkan prinsip bahwa tanpa kehadirannya kamu akan tetep bahagia

Sampai kapan pun kisah cinta akan selalu ada walaupun bukan bersama dia. Prinsip tersebut harus kamu terapkan dalam hidupmu. Sebab, biasanya seseorang bukan semata-semata takut kehilangan, melainkan ia belum siap dengan hari-hari ke depannya yang akan dilalui seorang diri.

Kenangan-kenangan yang pernah dilalui pasti menjadi alasan terberat yang membuat seseorang teramat sulit melupakan orang yang pernah berjuang bersama-sama. Namun, inilah solusi terbaiknya. Kamu tidak bisa terus-menerus berada dalam hubungan yang tidak sehat, karena lama-kelamaan psikologismu lah yang dipertaruhkan.

Beberapa solusi di atas bisa kamu coba sebagai alternatif bilamana kamu merasa sulit untuk menyelamatkan dirimu saat berada dalam toxic relationship. Ingat, jika dia tidak memperbaiki hubungan yang kalian jalankan demi kenyamanan bersama, secara tidak langsung dia telah menunjukkan bahwa dirinya telah siap kehilanganmu.

Katakhoi

Seorang perempuan yang berprofesi sebagai perawat ingatan bagi dirinya sendiri.

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post